#
karya tulis ilmiah « Kuliah Bidan
KTI Kebidanan (Full Version) download KTI Keperawatan (Full Version) download KTI Kesehatan Gigi (Full Version) download KTI Kesehatan Lingkungan (Full ...
kuliahbidan.wordpress.com/.../karya-tulis-ilmiah/ - 7 jam yang lalu - Tembolok - Mirip
#
KHUSUS (CONTOH) JUDUL KARYA TULIS ILMIAH (KTI) KEBIDANAN/AKBID
21 Feb 2009 ... bingung ni......ngadepin kti.aku pengen angkat kasus yg berhubungan dengan jiwa dalam ruang lingkup kebidanan. ...
ebdosama.blogspot.com/.../contoh-judul-kti-akbid-1.html - Tembolok - Mirip
#
kti-skripsi.blogspot.com: Contoh KTI Kebidanan | skripsi ...
bisa nd aku d krimkan KTI dg judul "pengetahuan dan aplikasi bidan terhadap partograf". klu ada krim k email ni ya mas. ammcut_a@yahoo.com ...
kti-skripsi.blogspot.com/2009/.../contoh-kti-kebidanan.html - Tembolok - Mirip
#
Free download Karya Tulis Ilmiah Bidan KTI KeBidanan Tutorial ...
arepsmart: Karya Tulis Ilmiah Bidan KTI KeBidanan - Full in http://arepsmart.blogspot.com/ .com.
arepsmart.blogspot.com/.../karya-tulis-ilmiah-bidan-kti-kebidanan.html - Tembolok - Mirip
#
Karya Tulis Ilmiah Kebidanan (Pencegahan Infeksi pada Persalinan)
11 Feb 2010 ... Contoh Karya Tulis Ilmiah Kebidanan. ... Karya Tulis Ilmiah Kebidanan (Pencegahan Infeksi pada Persalinan). Description ...
www.docstoc.com/.../Karya-Tulis-Ilmiah-Kebidanan-(Pencegahan-Infeksi-pada-Persalinan)/ - Tembolok
#
Hasil Pencarian Iklan Tentang CONTOH KARYA ILMIAH KEBIDANAN ...
Karya Tulis Ilmiah Kebidanan: Perbedaan Status Gizi Anak Sekolah Karya Tulis Ilmiah|Solusi Tugas Akhir Kebidanan · Studi Deskriptif Faktor–faktor Yang ...
iklanbarisgratis.info/?s...KARYA+ILMIAH+KEBIDANAN - Tembolok - Mirip
#
JUDUL SKRIPSI DAN TUGAS AKHIR: KTI KEBIDANAN LENGKAP PADA PENULIS ...
JUDUL SKRIPSI DAN TUGAS AKHIR: KTI KEBIDANAN LENGKAP PADA PENULIS .... Title : JUDUL SKRIPSI DAN TUGAS AKHIR: KTI KEBIDANAN LENGKAP PADA PENULIS ...
parapemikir.com/.../JUDUL+SKRIPSI+DAN+TUGAS+AKHIR:+KTI+KEBIDANAN+LENGKAP+PADA+PENULIS+... - Tembolok - Mirip
#
kumpulan judul karya tulis ilmiah kebidanan - PDFQueen - PDF ...
Informasi Lowongan Kerja Judul Kti Kebidanan - .Pdf Dan Kumpulan Informasi Lain. ... Kumpulan Proposal Kti Kebidanan, Kumpulan Judul Kti Kebidanan, ...
www.pdfqueen.com/.../kumpulan-judul-karya-tulis-ilmiah-kebidanan/ - Tembolok
#
Judul Kti Kebidanan - .Pdf
information about Judul Kti Kebidanan - .Pdf from lowonganterbarus.com.
lowonganterbarus.com/search/Judul+Kti+Kebidanan+-+.Pdf - Tembolok
#
Karya Tulis Ilmiah Kebidanan.PPT Free Power-Point Download
Looking for : karya tulis ilmiah kebidanan. Prosedur Pelaksanaan Lomba Karya Ilmiah Mahasiswa (LKIM) dan ... Prosedur pelaksanaan lktm dan pkmi.ppt - Search ...
www.powerpoint-search.com/karya-tulis-ilmiah-kebidanan-ppt.html - Tembolok - Mirip
KARENA BANYAKNYA PESANAN MAKA UNTUK MEMPERLANCAR PROSES PEMBUATAN DIHARAP BAGI PEMESAN DAPAT MENGIRIMKAN CONTOH DAFTAR ISI, KARENA SISTEMATIKA PENULISAN MASING-MASING KAMPUS BIASANYA MEMILIKI PERBEDAAN.
BAGI PEMESAN KTI YANG SEKALIGUS MEMESAN BUKU REFERENSI DIHARAPKAN DAPAT MENGIRIMKAN ALAMAT YANG JELAS AGAR PROSES PENGIRIMAN BUKU TIDAK MENGALAMI HAMBATAN
BAGI MAHASISWA YANG MEMINTA BANTUAN PENGOLAHAN DATA HASIL PENELITIAN, MAKA DIHARAPKAN DAPAT MENGISI TABEL PENGOLAHAN DATA YANG KAMI SEDIAKAN DENGAN BENAR SEHINGGA PROSES UJI STATISTIK TIDAK MENGALAMI ERROR.
=====================================
PESAN KAMI... PENTING UNTUK DIBACA!!!
=====================================
IKUTILAH PETUNJUK/SARAN PEMBIMBING, JIKA TERJADI REVISI BERUSAHALAH SENDIRI SEMAMPUNYA, JIKA MASIH BINGUNG HUBUNGI KAMI.
LAKUKANLAH PENELITIAN DENGAN JUJUR, JANGAN MENGARANG HASIL PENELITIAN. JIKA MEMANG KESULITAN DALAM PENGOLAHAN DATA MAKA SILAHKAN HUBUNGI KAMI KARENA KAMI JUGA MELAYANI JASA PENGOLAHAN DATA.
KARENA ADA BEBERAPA PEMESAN KTI YANG BINGUNG DALAM PROSES PEMBAYARAN (PORSES TRANFER) MAKA SILAHKAN KLIK DI SINI UNTUK MENGETAHUI PANDUAN/CARA TRANFER.
====================================================
Minggu, 09 Mei 2010
artikel karya tulis ilmiah kebidanan
Media Informasi Medis: Judul Karya Tulis Ilmiah Kebidanan (KTI ...
Contoh artikel karya tulis ilmiah kebidanan pdf file. Free pdf search
Pdf & Doc ebook search results contoh artikel karya tulis ilmiah kebidanan n/a KB id:5070619 - Pengembangan Profesi Guru dan Karya Tulis Ilmiah 1 Buku6 ...
pdfcontact.com/.../contoh_artikel_karya_tulis_ilmiah_kebidanan.html - Tembolok
pdfcontact.com/.../contoh_artikel_karya_tulis_ilmiah_kebidanan.html - Tembolok
contoh artikel karya tulis ilmiah kebidanan - Cari pdf - find-pdf.com
contoh jurnal karya tulis ilmiah kebidanan - PDFQueen - PDF Search ...
TIPS KECANTIKAN KESEHATAN kumpulan contoh kti kebidanan judul kti ... artikel judul judul karya tulis ilmiah kebidanan pendidikan jurnal kesehatan kebidanan ...
www.pdfqueen.com/.../contoh-jurnal-karya-tulis-ilmiah-kebidanan/ - Tembolok
www.pdfqueen.com/.../contoh-jurnal-karya-tulis-ilmiah-kebidanan/ - Tembolok
Contoh-contoh Karya Ilmiah. Tulis Ilmiah Kebidanan Panduan Membuat ...
Askeb makalah kebidanan blog kebidanan contoh contoh kti karya ilmiah karya ... contoh-contoh karya ilmiah remaja tentang seks bebas; artikel ppkn smu. ...
uainter.aelita.fr/nokia-unblocker/zerliso.html - Tembolok
uainter.aelita.fr/nokia-unblocker/zerliso.html - Tembolok
Proposal Karya Tulis Ilmiah Kebidanan | TamanRia.com Kaskus ...
Sumber Artikel : http://download-gratis-kti-skripsi.blogspot.com/2010/05/kti-kebidanan-asi-ekslusif.html .... silahkan download dalam bentuk dokumen word ...
tamanria.com/.../Proposal%20Karya%20Tulis%20Ilmiah%20Kebidanan - Tembolok
tamanria.com/.../Proposal%20Karya%20Tulis%20Ilmiah%20Kebidanan - Tembolok
Contoh Artikel Karya Ilmiah
Makalah skripsi tesis tentang artikel: contoh karya ilmiah silakan di download gratis kompetisi karya tulis kebidanan - wd- - translate search "contoh karya ...
dull-pain.hjuiog.cnkk.org/edlisede.html - Tembolok
dull-pain.hjuiog.cnkk.org/edlisede.html - Tembolok
karya tulis ilmiah kuliah bidan | Info Results
Artikel Karya Tulis - Learning
Contoh artikel karya tulis ilmiah kebidanan - .Pdf & Word Free ... Download your favorite contoh artikel karya tulis ilmiah kebidanan at Pdfdatabase.com. ...
search.forkus.com/l/artikel-karya-tulis.htm - Amerika Serikat - Tembolok
search.forkus.com/l/artikel-karya-tulis.htm - Amerika Serikat - Tembolok
KARYA TULIS ILMIAH KEBIDANAN: PDF For Free - Live-PDF.com
PROGRAM D4 KEBIDANAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PADJADJARAN ... mengusulkan suatu karya tulis dalam bentuk artikel ilmiah. ... mahasiswa untuk ...
live-pdf.com/karya-tulis-ilmiah-kebidanan.html - Tembolok
live-pdf.com/karya-tulis-ilmiah-kebidanan.html - Tembolok
proposal karya tulis ilmiah
PANDUAN MEMBUAT PROPOSAL PENELITIAN KARYA TULIS ILMIAH (KTI) DAN ...
Proposal Karya Tulis Ilmiah
Kata yang terucap pertama kali ketika penulis meyelesesaikan proposal karya tulis ilmiah ini adalah Alhamdulillah segala puji syukur penulis panjatkan ...
www.scribd.com › Business & Law › Finance - Tembolok - Mirip
www.scribd.com › Business & Law › Finance - Tembolok - Mirip
PROPOSAL KARYA TULIS ILMIAH « Jadilah Yang Terbaik
Proficio Days KM-ITB, Workshop Penulisan Proposal Karya Tulis Ilmiah
1 Jan 2010 ... Institut Teknologi BandungITB | NewsProficio Days KM-ITB, Workshop Penulisan Proposal Karya Tulis Ilmiahasni Sabtu, 29 - Agustus - 2009, ...
www.docstoc.com/.../Proficio-Days-KM-ITB-Workshop-Penulisan-Proposal-Karya-Tulis-Ilmiah/ - Tembolok
www.docstoc.com/.../Proficio-Days-KM-ITB-Workshop-Penulisan-Proposal-
kumpulan proposal karya tulis ilmiah farmasi - PDFQueen - PDF ...
Contoh Proposal Karya Tulis Ilmiah - Iklan Prima [dot] Info
Berbagai Macam Iklan tentang contoh proposal karya tulis ilmiah dari Iklanprima.info - Media Pasang Iklan Baris Gratis.
iklanprima.info/search/contoh+proposal+karya+tulis+ilmiah - Tembolok
iklanprima.info/search/contoh+proposal+karya+tulis+ilmiah - Tembolok
Proficio Days KM-ITB, Workshop Penulisan Proposal Karya Tulis ...
Contoh Proposal Karya Tulis Ilmiah | TamanRia.com Kaskus Archieve ...
Acara diklat terdiri atas dua sesi, dimana sesi pertama adalah pembekalan materi antara lain tentang kebijakan penilaian karya tulis ilmiah bagi guru, ...
tamanria.com/.../Contoh%20Proposal%20Karya%20Tulis%20Ilmiah - Tembolok
tamanria.com/.../Contoh%20Proposal%20Karya%20Tulis%20Ilmiah - Tembolok
LONG LIFE LEARNER !! Bismillah ^_^ - SEMINAR PROPOSAL KARYA TULIS ...
CONTOH PROPOSAL KARYA TULIS ILMIAH: Free PDF Books - Live-PDF.com
Contoh Proposal Karya Tulis Ilmiah PDF Books Great Collection.
live-pdf.com/contoh-proposal-karya-tulis-ilmiah.html - Tembolok
live-pdf.com/contoh-proposal-karya-tulis-ilmiah.html - Tembolok
contoh proposal karya tulis ilmiah
Contoh PROPOSAL PENELITIAN SOSIAL
23 Jan 2008 ... Browse » Home » Contoh-contoh Karya Tulis » Contoh PROPOSAL PENELITIAN SOSIAL ..... Kajian Ilmiah Tentang Hizbiyyah, dan Bagaimanakah . ...- yudhim.blogspot.com › Contoh-contoh Karya Tulis - Tembolok - Mirip
Contoh Proposal Penelitian « JURNAL URIP SANTOSO
31 Jul 2008 ... Contoh karya ilmiah di blog ini banyak. Contoh proposal penelitian .... Mohon maaf saya tidak punya karya tulis ekonomi, karena saya bukan ...Proposal Karya Tulis Ilmiah
8272482 Contoh Laporan Kir Siswa 25 reads. Contoh Laporan Kir Siswa .... Di dalam penulisan Proposal Karya Tulis Ilmiah tersebut ternyata penulis mendapat ...- www.scribd.com › Business & Law › Finance - Tembolok - Mirip
Contoh Proposal Karya Tulis Ilmiah - Iklan Prima [dot] Info
Berbagai Macam Iklan tentang contoh proposal karya tulis ilmiah dari Iklanprima.info - Media Pasang Iklan Baris Gratis. - iklanprima.info/search/contoh+proposal+karya+tulis+ilmiah - Tembolok
Contoh proposal lomba karya tulis ilmiah - Printable ged math ...
Evidence that Mepact 2007 by MacLean and to take all of be inferred.- dhhkk.cekuj.net/sg/qtz.html - Tembolok
Contoh Proposal Karya Tulis Ilmiah | TamanRia.com Kaskus Archieve ...
"Contoh Proposal Karya Tulis Ilmiah" ato anda dan PEngen Cari Cewek?? klik ... Secara umum karya tulis ilmiah terbagi dalam 4 bagian: pendahuluan, pokok, ...- tamanria.com/.../Contoh%20Proposal%20Karya%20Tulis%20Ilmiah - Tembolok
contoh proposal karya tulis ilmiah sekolah dasar - PDFQueen - PDF ...
Sebagai kelengkapan bab ini, disajikan contoh proposal yang dianggap .... harus diungkapkan oleh penulis proposal karya tulis ilmiah. ...- www.pdfqueen.com/.../contoh-proposal-karya-tulis-ilmiah-sekolah-dasar/ - Tembolok
CONTOH PROPOSAL KARYA TULIS ILMIAH: Free PDF Books - Live-PDF.com
Contoh Proposal Karya Tulis Ilmiah PDF Books Great Collection.- live-pdf.com/contoh-proposal-karya-tulis-ilmiah.html - Tembolok
Contoh Proposal Karya Tulis Ilmiah
Baca Selengkapnya Tentang Contoh Proposal Karya Tulis Ilmiah di PekerjaanTerbaru.Com. - pekerjaanterbaru.com/.../contoh-proposal-karya-tulis-ilmiah.html - Tembolok
Cara Membuat Teks Berjalan
Membuat Teks Berjalan (Marquee)
Membuat efek Marquee | Blog Tutorial | Free Template | Download ...
mas cara dapetin Kode HTML nya dari mna,aq pengen buat teks bergerak di blok ...... asskum mas rohman, saya nyoba bikin teks yang berjalan ke samping kok ...
kolom-tutorial.blogspot.com › blog tutorial - Tembolok - Mirip
kolom-tutorial.blogspot.com › blog tutorial - Tembolok - Mirip
Cara Membuat Teks Berjalan | zona-klik.blogspot.com
Tutorial Blog :: Cara Membuat Teks Berjalan (Marquee)
Cara Membuat Teks Berjalan Atau Efek Marquee Pada Blog | Personal ...
Cara membuat Teks Berjalan dan Kerlap Kerlip pada Visual Basic 6.0 ...
Membuat Teks Berjalan (Marquee) « Rifz357 rif-q blog
Trik Membuat Teks Berjalan (marquee)
10 Mei 2009 ... Trik Membuat Teks Berjalan (marquee). Dipostkan oleh OB ... mungkin akan menimbulkan satu pertanyaan tentang "bagaimana cara membuatnya?". ...
optimasi-blog.blogspot.com › Trik Blogger - Tembolok - Mirip
optimasi-blog.blogspot.com › Trik Blogger - Tembolok - Mirip
Cara Membuat Teks Berjalan di Tab dan Navbar Atas | Mas Bugie [dot ...
8 Apr 2010 ... Cara Membuat Teks Berjalan di Tab dan Navbar Atas. Pada kali ini akan saya membagi-bagikan tips untuk mempercantik dan memperindah blog para ...
www.masbugie.com/.../cara-membuat-teks-berjalan-di-tab-dan.html - Tembolok
www.masbugie.com/.../cara-membuat-teks-berjalan-di-tab-dan.html - Tembolok
Membuat Teks Berjalan & Blogroll
Jumlah Penderita Hiperemesis Gravidarum didunia
Nausea and vomiting in pregnancy is extremely common. Mual dan muntah dalam kehamilan sangat umum. Hyperemesis gravidarum (HEG) is the most severe form of nausea and vomiting in pregnancy. Hiperemesis gravidarum (HEG) adalah bentuk yang paling parah mual dan muntah dalam kehamilan. A continuous spectrum of the severity of nausea and vomiting ranges from the nausea and vomiting that occurs in most pregnancies to the severe disorder of hyperemesis gravidarum. Sebuah spektrum kontinu dari keparahan mual dan muntah berkisar dari mual dan muntah yang terjadi pada kehamilan yang paling terhadap gangguan parah hiperemesis gravidarum.
Studies estimate that nausea and vomiting occurs in 50-90% of pregnancies. Studi memperkirakan bahwa mual dan muntah terjadi pada 50-90% dari kehamilan. The nausea and vomiting associated with pregnancy usually begins by 9-10 weeks of gestation, peaks at 11-13 weeks, and resolves in most cases by 12-14 weeks. Mual dan muntah berhubungan dengan kehamilan biasanya dimulai dengan 90-10 minggu kehamilan, puncak di 11-13 minggu, dan menyelesaikan dalam banyak kasus oleh 12-14 minggu. In 1-10% of pregnancies, symptoms may continue beyond 20-22 weeks. 1 , 2 Dalam 1-10% dari kehamilan, gejala dapat berlanjut setelah 20-22 minggu. 1 , 2
Normal nausea and vomiting may be an evolutionary protective mechanism—it may protect the pregnant woman and her embryo from harmful substances in food, such as pathogenic microorganisms in meat products and toxins in plants, with the effect being maximal during embryogenesis (the most vulnerable period of pregnancy). Normal mual dan muntah dapat menjadi pelindung mekanisme evolusi-mungkin melindungi wanita hamil dan embrio-nya dari zat-zat berbahaya dalam makanan, seperti mikroorganisme patogen pada produk daging dan racun dalam tanaman, dengan efek yang maksimal selama embriogenesis (masa paling rentan kehamilan). This is supported by studies showing that women who had nausea and vomiting were less likely to have miscarriages and stillbirth. 3 , 4 Hal ini didukung oleh penelitian yang menunjukkan bahwa wanita yang mual dan muntah kurang mungkin mengalami keguguran dan kelahiran mati. 3 , 4
Hyperemesis gravidarum is characterized by persistent nausea and vomiting associated with ketosis and weight loss (>5% of prepregnancy weight). Hiperemesis gravidarum ditandai dengan mual dan muntah terus-menerus berhubungan dengan ketosis dan penurunan berat badan (> 5% dari berat sebelum hamil). Hyperemesis gravidarum may cause volume depletion, electrolytes and acid-base imbalances, nutritional deficiencies, and even death. Hiperemesis gravidarum dapat menyebabkan deplesi volume, ketidakseimbangan elektrolit dan asam-basa, kekurangan gizi, dan bahkan kematian. Severe hyperemesis requiring hospital admission occurs in 0.3-2% of pregnancies. 5 Hiperemesis berat yang membutuhkan masuk ke rumah sakit terjadi pada 0,3-2% kehamilan. 5
Pathophysiology Patofisiologi
The physiologic basis of hyperemesis gravidarum is controversial. Dasar fisiologis dari hiperemesis gravidarum adalah kontroversial. Hyperemesis gravidarum appears to occur as a complex interaction of biological, psychological, and sociocultural factors. Hiperemesis gravidarum tampaknya terjadi sebagai interaksi kompleks faktor biologis, psikologis, dan sosial budaya. The following theories have been proposed: Teori-teori berikut telah diusulkan:
Hormonal changes Perubahan hormonal
Women with hyperemesis gravidarum often have high hCG levels that cause transient hyperthyroidism. Wanita dengan hiperemesis gravidarum sering memiliki kadar hCG yang tinggi yang menyebabkan hipertiroidisme sementara. hCG can physiologically stimulate the thyroid gland thyroid-stimulating hormone (TSH) receptor. fisiologis hCG dapat merangsang hormon kelenjar thyroid-stimulating tiroid (TSH) reseptor. hCG levels peak in the first trimester. hCG level puncak pada trimester pertama. Some women with hyperemesis gravidarum appear to have clinical hyperthyroidism. Beberapa wanita dengan hiperemesis gravidarum tampak telah hipertiroidisme klinis. However, in a larger portion (50-70%), TSH is transiently suppressed and the free thyroxine (T4) index is elevated (40-73%) with no clinical signs of hyperthyroidism, circulating thyroid antibodies, or enlargement of the thyroid. Namun, dalam porsi yang lebih besar (50-70%), TSH adalah transiently ditekan dan tiroksin bebas (T4) indeks yang ditinggikan (40-73%) dan tidak ada tanda klinis hipertiroidisme, beredar antibodi tiroid, atau pembesaran tiroid. In transient hyperthyroidism of hyperemesis gravidarum, thyroid function normalizes by the middle of the second trimester without antithyroid treatment. Dalam hipertiroidisme transien gravidarum hiperemesis, fungsi tiroid menormalisir oleh tengah trimester kedua tanpa pengobatan antitiroid.Clinically overt hyperthyroidism and thyroid antibodies are usually absent. 4 , 6 , 7 , 5 Klinis jelas dan antibodi tiroid hipertiroidisme biasanya tidak ada. 4 , 6 , 7 , 5
A report on a unique family with recurrent gestational hyperthyroidism associated with hyperemesis gravidarum showed a mutation in the extracellular domain of the TSH receptor that made it responsive to normal levels of hCG. Sebuah laporan pada sebuah keluarga yang unik dengan hipertiroidisme kehamilan berulang yang terkait dengan hiperemesis gravidarum menunjukkan mutasi dalam domain ekstraselular dari reseptor TSH yang membuat responsif ke tingkat normal hCG. Thus, cases of hyperemesis gravidarum with a normal hCG may be due to varying hCG isotypes. 8 , 9 Dengan demikian, kasus hiperemesis gravidarum dengan hCG normal dapat disebabkan oleh berbagai isotypes hCG. 8 , 9
A positive correlation between the serum hCG elevation level and free T4 levels has been found, and the severity of nausea appears to be related to the degree of thyroid stimulation. Sebuah korelasi positif antara tingkat serum hCG elevasi dan tingkat T4 bebas telah ditemukan, dan beratnya mual tampaknya terkait dengan tingkat stimulasi tiroid. hCG may not be independently involved in the etiology of hyperemesis gravidarum but may be indirectly involved by its ability to stimulate the thyroid. hCG mungkin tidak independen terlibat dalam penyebab hiperemesis gravidarum tetapi mungkin tidak langsung terlibat dengan kemampuannya untuk merangsang tiroid. For these patients, hCG levels were linked to increased levels of immunoglobulin M, complement, and lymphocytes. Untuk pasien ini, tingkat hCG terkait dengan tingkat peningkatan M imunoglobulin, komplemen, dan limfosit. Thus, an immune process may be responsible for increased circulating hCG or isoforms of hCG with a higher activity for the thyroid. Dengan demikian, proses kekebalan mungkin bertanggung jawab untuk hCG yang beredar meningkat atau isoform hCG dengan aktivitas yang lebih tinggi untuk tiroid. Critics of this theory note that (1) nausea and vomiting are not usual symptoms of hyperthyroidism, (2) signs of biochemical hyperthyroidism are not universal in cases of hyperemesis gravidarum, and (3) some studies have failed to correlate the severity of symptoms with biochemical abnormalities. 10 , 11 , 12 Kritik ini catatan teori bahwa (1) mual dan muntah adalah gejala tidak biasa hipertiroidisme, (2) tanda-tanda hipertiroidisme biokimia tidak universal dalam kasus hiperemesis gravidarum, dan (3) beberapa studi telah gagal untuk mengkorelasikan tingkat keparahan gejala dengan kelainan biokimia. 10 , 11 , 12
Some studies link high estradiol levels to the severity of nausea and vomiting in patients who are pregnant, while others find no correlation between estrogen levels and the severity of nausea and vomiting in pregnant women. Beberapa studi tingkat link estradiol tinggi untuk tingkat keparahan mual dan muntah pada pasien yang sedang hamil, sementara yang lain tidak menemukan korelasi antara tingkat estrogen dan beratnya mual dan muntah pada wanita hamil. Previous intolerance to oral contraceptives is associated with nausea and vomiting in pregnancy. intoleransi Sebelumnya kontrasepsi oral berhubungan dengan mual dan muntah dalam kehamilan. Progesterone also peaks in the first trimester and decreases smooth muscle activity; however, studies have failed to show any connection between progesterone levels and symptoms of nausea and vomiting in pregnant women. Progesteron juga puncak pada trimester pertama dan penurunan aktivitas otot polos, namun, studi telah gagal untuk menunjukkan hubungan antara tingkat progesteron dan gejala mual dan muntah pada wanita hamil. Lagiou et al studied prospectively 209 women with nausea and vomiting who showed that estradiol levels were positively correlated while prolactin levels were inversely associated with nausea and vomiting in pregnancy and no correlation existed with estriol, progesterone, or sex-hormone binding globulin. 13 Lagiou et al mempelajari prospektif 209 wanita dengan mual dan muntah yang menunjukkan bahwa kadar estradiol yang berkorelasi positif sementara kadar prolaktin adalah terbalik terkait dengan mual dan muntah dalam kehamilan dan tidak ada korelasi dengan progesteron, atau mengikat hormon seks-globulin, estriol. 13
Gastrointestinal dysfunction Disfungsi gastrointestinal
The stomach pacemaker causes rhythmic peristaltic contractions of the stomach. Alat pacu jantung menyebabkan perut itu kontraksi peristaltik ritmis lambung. Abnormal myoelectric activity may cause a variety of gastric dysrhythmias, including tachygastrias and bradygastrias. Aktivitas Abnormal myoelectric dapat menyebabkan berbagai disritmia lambung, termasuk tachygastrias dan bradygastrias. Gastric dysrhythmias have been associated with morning sickness. disritmia lambung telah dikaitkan dengan morning sickness. The presence of dysrhythmias was associated with nausea while normal myoelectrical activity was present in the absence of nausea. Kehadiran disritmia dikaitkan dengan mual sementara aktivitas myoelectrical normal hadir dalam ketiadaan mual. Mechanisms that cause gastric dysrhythmias include elevated estrogen or progesterone levels, thyroid disorders, abnormalities in vagal and sympathetic tone, and vasopressin secretion in response to intravascular volume perturbation. Mekanisme yang menyebabkan disritmia lambung termasuk estrogen tinggi atau tingkat progesteron, gangguan tiroid, kelainan dalam nada vagal dan simpatik, dan sekresi vasopresin dalam menanggapi perturbasi volume intravascular. Many of these factors are present in early pregnancy. Banyak faktor-faktor ini hadir pada awal kehamilan.These pathophysiologic factors are hypothesized to be more severe or the gastrointestinal tract more sensitive to the neural/humoral changes in those who develop hyperemesis gravidarum. 14 Faktor-faktor pathophysiologic yang diduga lebih parah atau saluran pencernaan lebih sensitif terhadap perubahan saraf humoral / pada mereka yang mengembangkan gravidarum hiperemesis. 14
Hepatic dysfunction Disfungsi hepatik
Liver disease, usually consisting of mild serum transaminase elevation, occurs in almost 50% of patients with hyperemesis gravidarum. Penyakit hati, biasanya terdiri dari elevasi serum transaminase ringan, terjadi pada hampir 50% dari pasien dengan hiperemesis gravidarum.Impairment of mitochondrial fatty acid oxidation (FAO) has been hypothesized to play a role in the pathogenesis of maternal liver disease associated with hyperemesis gravidarum. Penurunan asam lemak oksidasi mitokondria (FAO) telah diduga berperan dalam patogenesis penyakit hati ibu terkait dengan hiperemesis gravidarum. It has been suggested that women heterozygous for FAO defects develop hyperemesis gravidarum associated with liver disease while carrying fetuses with FAO defects due to accumulation of fatty acids in the placenta and subsequent generation of reactive oxygen species. Ia telah mengemukakan bahwa wanita heterozigot untuk kerusakan FAO mengembangkan gravidarum hiperemesis terkait dengan penyakit hati sambil membawa janin dengan cacat FAO akibat akumulasi asam lemak dalam plasenta dan generasi berikutnya spesies oksigen reaktif. Alternatively, it is possible that starvation leading to peripheral lipolysis and increased load of fatty acids in maternal-fetal circulation, combined with reduced capacity of the mitochondria to oxidize fatty acids in mothers heterozygous for FAO defects, can also cause hyperemesis gravidarum and liver injury while carrying nonaffected fetuses. Atau, mungkin yang kelaparan menuju perifer dan peningkatan lipolisis load asam lemak di sirkulasi ibu-janin, dikombinasikan dengan pengurangan kapasitas mitokondria untuk mengoksidasi asam lemak pada ibu heterozigot bagi FAO kerusakan, juga dapat menyebabkan gravidarum hiperemesis dan luka hati saat membawa janin nonaffected.
Lipid alterations Perubahan lipid
Jarnfelt-Samsioe et al found higher levels of triglycerides, total cholesterol, and phospholipids in women with hyperemesis gravidarum compared with matched, nonvomiting, pregnant and nonpregnant controls. Jarnfelt-Samsioe et al menemukan tingkat yang lebih tinggi trigliserida, total kolesterol, dan fosfolipid pada wanita dengan hiperemesis gravidarum dibandingkan dengan yang cocok, nonvomiting, kontrol hamil dan tidak hamil. This may be related to the abnormalities in hepatic function in pregnant women. Hal ini mungkin terkait dengan kelainan fungsi hati pada wanita hamil. However, Ustun et al found decreased levels of total cholesterol, LDL cholesterol, apoA and apoB in women with hyperemesis gravidarum compared with controls. 15 , 16 Namun, dkk Ustun ditemukan penurunan tingkat kolesterol total, kolesterol LDL, apoA dan apoB pada wanita dengan hiperemesis gravidarum dibandingkan dengan kontrol. 15 , 16
Infection Infeksi
Helicobacter pylori is a bacterium found in the stomach that may aggravate nausea and vomiting in pregnancy. Helicobacter pylori adalah bakteri yang ditemukan di dalam perut yang dapat memperburuk mual dan muntah dalam kehamilan. Studies have found conflicting evidence of the role of H pylori in hyperemesis gravidarum. Penelitian telah menemukan bukti yang bertentangan tentang peran H pylori di gravidarum hiperemesis. Recent studies in the United States have not shown association with hyperemesis gravidarum. Penelitian terbaru di Amerika Serikat tidak menunjukkan hubungan dengan hiperemesis gravidarum. However, persistent nausea and vomiting beyond the second trimester may be due to an active peptic ulcer caused by H pylori infection. 17 , 18 Namun, mual dan muntah persisten luar trimester kedua mungkin disebabkan oleh ulkus peptikum aktif yang disebabkan oleh infeksi H pylori. 17 , 18
Vestibular and olfaction Vestibular dan Penciuman
Hyperacuity of the olfactory system may be a contributing factor to nausea and vomiting during pregnancy. Hyperacuity sistem penciuman dapat menjadi faktor untuk mual dan muntah selama kehamilan. Many pregnant women report the smell of cooking food, particularly meats, as triggers to nausea. Banyak ibu hamil laporan bau memasak makanan, khususnya daging, sebagai pemicu untuk mual. Striking similarities between hyperemesis gravidarum and motion sickness suggest that unmasking of subclinical vestibular disorders may account for some cases of hyperemesis gravidarum. 19 , 20 Kesamaan mencolok antara gravidarum hiperemesis dan mabuk menunjukkan bahwa gangguan vestibular unmasking subklinis mungkin account untuk beberapa kasus hiperemesis gravidarum. 19 , 20
Biochemical research Penelitian biokimia
Hyperemesis gravidarum is associated with overactivation of sympathetic nerves and enhanced production of tumor necrosis factor (TNF)-alpha. 21 Increased adenosine levels have also been noted; since adenosine is an established suppressor of excessive sympathetic nerves activation and cytokine production, the increase in plasma adenosine in hyperemesis gravidarum may be modulatory. 22 Trophoblast-derived cytokines have been reported to induce secretion of hCG. Hiperemesis gravidarum dikaitkan dengan overactivation saraf simpatik dan produksi yang disempurnakan tumor nekrosis faktor (TNF)-alpha. 21 Peningkatan tingkat adenosin juga telah mencatat; sejak adenosin adalah penekan mapan aktivasi saraf simpatik yang berlebihan dan produksi sitokin, peningkatan plasma adenosin dalam hiperemesis gravidarum dapat modulatory. 22 -berasal sitokin trofoblas telah dilaporkan untuk menginduksi sekresi hCG.
Immunoglobulins C3 and C4 and lymphocyte counts are significantly higher in women with hyperemesis gravidarum. Imunoglobulin menghitung C3 dan C4 dan limfosit secara signifikan lebih tinggi pada wanita dengan hiperemesis gravidarum. T-helper 1/T-helper 2 balance is decreased in women with hyperemesis gravidarum, which results in increased humoral immunity. T-helper 2 1/T-helper saldo menurun pada wanita dengan hiperemesis gravidarum, yang menghasilkan kekebalan humoral meningkat. Increased fetal DNA has been found in the maternal plasma of women with hyperemesis gravidarum, and the increased DNA is speculated to be derived from trophoblasts that have been destroyed by the hyperactive maternal immune system. Peningkatan DNA janin telah ditemukan dalam plasma ibu dari wanita dengan hiperemesis gravidarum, dan DNA yang meningkat berspekulasi akan berasal dari trophoblasts yang telah dihancurkan oleh sistem kekebalan tubuh ibu hiperaktif. Thus, hyperemesis gravidarum may be mediated by immunologic aberrations in pregnancy. 23 , 24 , 25 , 26 Dengan demikian, hiperemesis gravidarum ini dimediasi oleh penyimpangan kekebalan pada kehamilan. 23 , 24 , 25 , 26
Psychological issues Masalah psikologis
Physiological changes associated with pregnancy interact with each woman's psychologic state and cultural values. perubahan fisiologis yang berhubungan dengan kehamilan berinteraksi dengan keadaan psikologis setiap wanita dan nilai-nilai budaya. Psychologic responses may interact with and exacerbate the physiology of nausea and vomiting during pregnancy. tanggapan psikologi dapat berinteraksi dengan dan memperburuk fisiologi mual dan muntah selama kehamilan.Nonetheless, hyperemesis gravidarum is typically the cause of, as opposed to the result of, psychologic stress. Meskipun demikian, hiperemesis gravidarum biasanya penyebab, dibandingkan dengan hasil, stres psikologis. In very unusual instances, cases of hyperemesis gravidarum could represent psychiatric illness, including conversion or somatization disorder or major depression . 27 , 28 , 29 Dalam kasus yang tidak biasa, kasus hiperemesis gravidarum dapat mewakili penyakit jiwa, termasuk konversi atau somatisasi gangguan atau utama depresi . 27 , 28 , 29
Frequency Frekuensi
United States Amerika Serikat
Of all pregnancies, 0.3-2% are affected by hyperemesis gravidarum (approximately 5 per 1000 pregnancies). Dari semua kehamilan, 0,3-2% dipengaruhi oleh hiperemesis gravidarum (sekitar 5 per 1000 kehamilan).
International Internasional
Hyperemesis gravidarum appears to be more common in westernized industrialized societies and urban areas than rural areas. Hiperemesis gravidarum tampaknya lebih umum dalam masyarakat industri kebarat-baratan dan daerah perkotaan dari daerah pedesaan.
Mortality/Morbidity Mortalitas / Morbiditas
Hyperemesis gravidarum was a significant cause of maternal death before 1940. In Great Britain, mortality decreased from 159 deaths per million births from 1931-1940 to 3 deaths per million births from 1951-1960. Hiperemesis gravidarum adalah penyebab besar kematian ibu sebelum 1940. Di Great Britain, kematian menurun dari 159 kematian per juta kelahiran 1.931-1.940 sampai 3 kematian per juta kelahiran 1.951-1.960. Charlotte Brontë is thought to have died of hyperemesis gravidarum in 1855. Charlotte Brontë diperkirakan telah meninggal karena hiperemesis gravidarum pada tahun 1855. In the United States, 7 deaths from hyperemesis gravidarum were reported in the 1930s. Di Amerika Serikat, 7 kematian dari hiperemesis gravidarum dilaporkan pada 1930-an. Today, although hyperemesis gravidarum is still associated with significant morbidity, it is still a rare cause of maternal mortality. Hari ini, meskipun gravidarum hiperemesis masih terkait dengan morbiditas yang signifikan, masih langka penyebab kematian ibu.
* Many hours of productive work are lost because of nausea and vomiting during pregnancy. Banyak jam kerja produktif yang hilang karena mual dan muntah selama kehamilan. Nearly 50% of employed women believe that their work is affected, and up to 25% require time off from work. Hampir 50% wanita bekerja percaya bahwa pekerjaan mereka terganggu, dan sampai dengan 25% membutuhkan waktu off dari kerja.
* Hyperemesis gravidarum is a debilitating illness that can cause severe suffering, which profoundly affects both patients and their families. Hiperemesis gravidarum adalah penyakit melemahkan yang dapat menyebabkan penderitaan yang parah, yang sangat mempengaruhi baik pasien dan keluarga mereka. In about half of the women there is an adverse effect on spousal relationships, and 55% have feelings of depression. Di sekitar setengah dari wanita ada efek yang merugikan pada hubungan suami-istri, dan 55% memiliki perasaan depresi. In one study of 140 women with hyperemesis gravidarum, 27% required multiple hospitalizations. Dalam salah satu penelitian terhadap 140 wanita dengan hiperemesis gravidarum, 27% diperlukan beberapa rumah sakit. The financial burden of hyperemesis gravidarum on the American health system has been estimated as approximately $130 million dollars per year, excluding physician fees. Beban keuangan gravidarum hiperemesis pada sistem kesehatan Amerika telah diperkirakan sekitar $ 130.000.000 dolar per tahun, tidak termasuk biaya dokter.
* Women with hyperemesis gravidarum who have a low pregnancy weight gain (<15.4> Wanita dengan hiperemesis gravidarum yang memiliki berat badan kehamilan rendah (<£ 15,4 atau 7 kg) telah meningkatkan risiko untuk memberikan neonatus berat lahir rendah, memberikan neonatus yang kecil untuk usia kehamilan, kelahiran prematur, dan skor Apgar 5 menit kurang daripada 7.
Race Ras
No clear racial predominance is noted for hyperemesis gravidarum. Tidak ada dominasi ras jelas dicatat untuk gravidarum hiperemesis.
* Hyperemesis gravidarum is less common in American Indian and Eskimo populations. Hiperemesis gravidarum kurang umum dalam American Indian dan Eskimo populasi.
* Hyperemesis gravidarum is less common in African and some Asian populations (but not industrialized Japan). Hiperemesis gravidarum kurang umum di Afrika dan beberapa populasi Asia (tetapi tidak industri Jepang).
Sex Seks
Hyperemesis gravidarum affects females. Hiperemesis gravidarum mempengaruhi perempuan.
Age Usia
The risk of hyperemesis gravidarum appears to decrease with advanced maternal age. Risiko gravidarum hiperemesis muncul menurun, dengan ibu usia lanjut.
Clinical Klinis
History Sejarah
* The defining symptoms of hyperemesis gravidarum are gastrointestinal in nature and include nausea and vomiting. Gejala mendefinisikan hiperemesis gravidarum adalah gastrointestinal dalam alam dan mencakup mual dan muntah.
* Other common symptoms include ptyalism (excessive salivation), fatigue, weakness, and dizziness. gejala umum lainnya termasuk ptyalism (air liur yang berlebihan), kelelahan, kelemahan, dan pusing.
* Patients may experience the following: Pasien mungkin akan mengalami hal berikut:
o Sleep disturbance Gangguan tidur
o Hyperolfaction Hyperolfaction
o Dysgeusia Dysgeusia
o Decreased gustatory discernment Penurunan ketajaman gustatory
o Depression Depresi
o Anxiety Kegelisahan
o Irritability Sifat lekas marah
o Mood changes Perubahan mood
o Decreased concentration Penurunan konsentrasi
* When obtaining history from the patient, discuss present symptoms. Ketika sejarah memperoleh dari pasien, membahas gejala ini. Obtain information pertaining to the timing, onset, severity, pattern, and alleviating and exacerbating factors (eg, relationship to meals, medications, prenatal vitamins, stress, other triggers). Dapatkan informasi mengenai waktu, onset, keparahan, pola, dan mengurangi dan memperburuk faktor (misalnya, hubungan dengan makanan, obat, vitamin prenatal, stres, lain pemicu).
* A thorough review of systems for any symptoms that might suggest other gastrointestinal, renal, endocrine, and central nervous system disorders is vital. Tinjauan menyeluruh sistem untuk gejala yang mungkin menunjukkan lain gastrointestinal, ginjal, endokrin, dan gangguan sistem saraf pusat sangat penting.
* Review past medical history, placing emphasis on past medical conditions, surgeries, medications, allergies, adverse drug reactions, family history, social history (including support system), employment, habits, and diet. Review riwayat medis masa lalu, menempatkan penekanan pada kondisi-kondisi medis masa lalu, operasi, obat, alergi, reaksi obat merugikan, sejarah keluarga, sejarah sosial (termasuk dukungan sistem), pekerjaan, kebiasaan, dan diet.
* Obtaining a thorough gynecologic history of symptoms, such as vaginal bleeding or spotting, past pregnancies, past use of oral contraceptives, and response to oral contraceptives used, is important. Mendapatkan sejarah ginekologi menyeluruh gejala, seperti pendarahan vagina atau spotting, kehamilan masa lalu, penggunaan kontrasepsi oral masa lalu, dan respons terhadap kontrasepsi oral yang digunakan, adalah penting.
Studies estimate that nausea and vomiting occurs in 50-90% of pregnancies. Studi memperkirakan bahwa mual dan muntah terjadi pada 50-90% dari kehamilan. The nausea and vomiting associated with pregnancy usually begins by 9-10 weeks of gestation, peaks at 11-13 weeks, and resolves in most cases by 12-14 weeks. Mual dan muntah berhubungan dengan kehamilan biasanya dimulai dengan 90-10 minggu kehamilan, puncak di 11-13 minggu, dan menyelesaikan dalam banyak kasus oleh 12-14 minggu. In 1-10% of pregnancies, symptoms may continue beyond 20-22 weeks. 1 , 2 Dalam 1-10% dari kehamilan, gejala dapat berlanjut setelah 20-22 minggu. 1 , 2
Normal nausea and vomiting may be an evolutionary protective mechanism—it may protect the pregnant woman and her embryo from harmful substances in food, such as pathogenic microorganisms in meat products and toxins in plants, with the effect being maximal during embryogenesis (the most vulnerable period of pregnancy). Normal mual dan muntah dapat menjadi pelindung mekanisme evolusi-mungkin melindungi wanita hamil dan embrio-nya dari zat-zat berbahaya dalam makanan, seperti mikroorganisme patogen pada produk daging dan racun dalam tanaman, dengan efek yang maksimal selama embriogenesis (masa paling rentan kehamilan). This is supported by studies showing that women who had nausea and vomiting were less likely to have miscarriages and stillbirth. 3 , 4 Hal ini didukung oleh penelitian yang menunjukkan bahwa wanita yang mual dan muntah kurang mungkin mengalami keguguran dan kelahiran mati. 3 , 4
Hyperemesis gravidarum is characterized by persistent nausea and vomiting associated with ketosis and weight loss (>5% of prepregnancy weight). Hiperemesis gravidarum ditandai dengan mual dan muntah terus-menerus berhubungan dengan ketosis dan penurunan berat badan (> 5% dari berat sebelum hamil). Hyperemesis gravidarum may cause volume depletion, electrolytes and acid-base imbalances, nutritional deficiencies, and even death. Hiperemesis gravidarum dapat menyebabkan deplesi volume, ketidakseimbangan elektrolit dan asam-basa, kekurangan gizi, dan bahkan kematian. Severe hyperemesis requiring hospital admission occurs in 0.3-2% of pregnancies. 5 Hiperemesis berat yang membutuhkan masuk ke rumah sakit terjadi pada 0,3-2% kehamilan. 5
Pathophysiology Patofisiologi
The physiologic basis of hyperemesis gravidarum is controversial. Dasar fisiologis dari hiperemesis gravidarum adalah kontroversial. Hyperemesis gravidarum appears to occur as a complex interaction of biological, psychological, and sociocultural factors. Hiperemesis gravidarum tampaknya terjadi sebagai interaksi kompleks faktor biologis, psikologis, dan sosial budaya. The following theories have been proposed: Teori-teori berikut telah diusulkan:
Hormonal changes Perubahan hormonal
Women with hyperemesis gravidarum often have high hCG levels that cause transient hyperthyroidism. Wanita dengan hiperemesis gravidarum sering memiliki kadar hCG yang tinggi yang menyebabkan hipertiroidisme sementara. hCG can physiologically stimulate the thyroid gland thyroid-stimulating hormone (TSH) receptor. fisiologis hCG dapat merangsang hormon kelenjar thyroid-stimulating tiroid (TSH) reseptor. hCG levels peak in the first trimester. hCG level puncak pada trimester pertama. Some women with hyperemesis gravidarum appear to have clinical hyperthyroidism. Beberapa wanita dengan hiperemesis gravidarum tampak telah hipertiroidisme klinis. However, in a larger portion (50-70%), TSH is transiently suppressed and the free thyroxine (T4) index is elevated (40-73%) with no clinical signs of hyperthyroidism, circulating thyroid antibodies, or enlargement of the thyroid. Namun, dalam porsi yang lebih besar (50-70%), TSH adalah transiently ditekan dan tiroksin bebas (T4) indeks yang ditinggikan (40-73%) dan tidak ada tanda klinis hipertiroidisme, beredar antibodi tiroid, atau pembesaran tiroid. In transient hyperthyroidism of hyperemesis gravidarum, thyroid function normalizes by the middle of the second trimester without antithyroid treatment. Dalam hipertiroidisme transien gravidarum hiperemesis, fungsi tiroid menormalisir oleh tengah trimester kedua tanpa pengobatan antitiroid.Clinically overt hyperthyroidism and thyroid antibodies are usually absent. 4 , 6 , 7 , 5 Klinis jelas dan antibodi tiroid hipertiroidisme biasanya tidak ada. 4 , 6 , 7 , 5
A report on a unique family with recurrent gestational hyperthyroidism associated with hyperemesis gravidarum showed a mutation in the extracellular domain of the TSH receptor that made it responsive to normal levels of hCG. Sebuah laporan pada sebuah keluarga yang unik dengan hipertiroidisme kehamilan berulang yang terkait dengan hiperemesis gravidarum menunjukkan mutasi dalam domain ekstraselular dari reseptor TSH yang membuat responsif ke tingkat normal hCG. Thus, cases of hyperemesis gravidarum with a normal hCG may be due to varying hCG isotypes. 8 , 9 Dengan demikian, kasus hiperemesis gravidarum dengan hCG normal dapat disebabkan oleh berbagai isotypes hCG. 8 , 9
A positive correlation between the serum hCG elevation level and free T4 levels has been found, and the severity of nausea appears to be related to the degree of thyroid stimulation. Sebuah korelasi positif antara tingkat serum hCG elevasi dan tingkat T4 bebas telah ditemukan, dan beratnya mual tampaknya terkait dengan tingkat stimulasi tiroid. hCG may not be independently involved in the etiology of hyperemesis gravidarum but may be indirectly involved by its ability to stimulate the thyroid. hCG mungkin tidak independen terlibat dalam penyebab hiperemesis gravidarum tetapi mungkin tidak langsung terlibat dengan kemampuannya untuk merangsang tiroid. For these patients, hCG levels were linked to increased levels of immunoglobulin M, complement, and lymphocytes. Untuk pasien ini, tingkat hCG terkait dengan tingkat peningkatan M imunoglobulin, komplemen, dan limfosit. Thus, an immune process may be responsible for increased circulating hCG or isoforms of hCG with a higher activity for the thyroid. Dengan demikian, proses kekebalan mungkin bertanggung jawab untuk hCG yang beredar meningkat atau isoform hCG dengan aktivitas yang lebih tinggi untuk tiroid. Critics of this theory note that (1) nausea and vomiting are not usual symptoms of hyperthyroidism, (2) signs of biochemical hyperthyroidism are not universal in cases of hyperemesis gravidarum, and (3) some studies have failed to correlate the severity of symptoms with biochemical abnormalities. 10 , 11 , 12 Kritik ini catatan teori bahwa (1) mual dan muntah adalah gejala tidak biasa hipertiroidisme, (2) tanda-tanda hipertiroidisme biokimia tidak universal dalam kasus hiperemesis gravidarum, dan (3) beberapa studi telah gagal untuk mengkorelasikan tingkat keparahan gejala dengan kelainan biokimia. 10 , 11 , 12
Some studies link high estradiol levels to the severity of nausea and vomiting in patients who are pregnant, while others find no correlation between estrogen levels and the severity of nausea and vomiting in pregnant women. Beberapa studi tingkat link estradiol tinggi untuk tingkat keparahan mual dan muntah pada pasien yang sedang hamil, sementara yang lain tidak menemukan korelasi antara tingkat estrogen dan beratnya mual dan muntah pada wanita hamil. Previous intolerance to oral contraceptives is associated with nausea and vomiting in pregnancy. intoleransi Sebelumnya kontrasepsi oral berhubungan dengan mual dan muntah dalam kehamilan. Progesterone also peaks in the first trimester and decreases smooth muscle activity; however, studies have failed to show any connection between progesterone levels and symptoms of nausea and vomiting in pregnant women. Progesteron juga puncak pada trimester pertama dan penurunan aktivitas otot polos, namun, studi telah gagal untuk menunjukkan hubungan antara tingkat progesteron dan gejala mual dan muntah pada wanita hamil. Lagiou et al studied prospectively 209 women with nausea and vomiting who showed that estradiol levels were positively correlated while prolactin levels were inversely associated with nausea and vomiting in pregnancy and no correlation existed with estriol, progesterone, or sex-hormone binding globulin. 13 Lagiou et al mempelajari prospektif 209 wanita dengan mual dan muntah yang menunjukkan bahwa kadar estradiol yang berkorelasi positif sementara kadar prolaktin adalah terbalik terkait dengan mual dan muntah dalam kehamilan dan tidak ada korelasi dengan progesteron, atau mengikat hormon seks-globulin, estriol. 13
Gastrointestinal dysfunction Disfungsi gastrointestinal
The stomach pacemaker causes rhythmic peristaltic contractions of the stomach. Alat pacu jantung menyebabkan perut itu kontraksi peristaltik ritmis lambung. Abnormal myoelectric activity may cause a variety of gastric dysrhythmias, including tachygastrias and bradygastrias. Aktivitas Abnormal myoelectric dapat menyebabkan berbagai disritmia lambung, termasuk tachygastrias dan bradygastrias. Gastric dysrhythmias have been associated with morning sickness. disritmia lambung telah dikaitkan dengan morning sickness. The presence of dysrhythmias was associated with nausea while normal myoelectrical activity was present in the absence of nausea. Kehadiran disritmia dikaitkan dengan mual sementara aktivitas myoelectrical normal hadir dalam ketiadaan mual. Mechanisms that cause gastric dysrhythmias include elevated estrogen or progesterone levels, thyroid disorders, abnormalities in vagal and sympathetic tone, and vasopressin secretion in response to intravascular volume perturbation. Mekanisme yang menyebabkan disritmia lambung termasuk estrogen tinggi atau tingkat progesteron, gangguan tiroid, kelainan dalam nada vagal dan simpatik, dan sekresi vasopresin dalam menanggapi perturbasi volume intravascular. Many of these factors are present in early pregnancy. Banyak faktor-faktor ini hadir pada awal kehamilan.These pathophysiologic factors are hypothesized to be more severe or the gastrointestinal tract more sensitive to the neural/humoral changes in those who develop hyperemesis gravidarum. 14 Faktor-faktor pathophysiologic yang diduga lebih parah atau saluran pencernaan lebih sensitif terhadap perubahan saraf humoral / pada mereka yang mengembangkan gravidarum hiperemesis. 14
Hepatic dysfunction Disfungsi hepatik
Liver disease, usually consisting of mild serum transaminase elevation, occurs in almost 50% of patients with hyperemesis gravidarum. Penyakit hati, biasanya terdiri dari elevasi serum transaminase ringan, terjadi pada hampir 50% dari pasien dengan hiperemesis gravidarum.Impairment of mitochondrial fatty acid oxidation (FAO) has been hypothesized to play a role in the pathogenesis of maternal liver disease associated with hyperemesis gravidarum. Penurunan asam lemak oksidasi mitokondria (FAO) telah diduga berperan dalam patogenesis penyakit hati ibu terkait dengan hiperemesis gravidarum. It has been suggested that women heterozygous for FAO defects develop hyperemesis gravidarum associated with liver disease while carrying fetuses with FAO defects due to accumulation of fatty acids in the placenta and subsequent generation of reactive oxygen species. Ia telah mengemukakan bahwa wanita heterozigot untuk kerusakan FAO mengembangkan gravidarum hiperemesis terkait dengan penyakit hati sambil membawa janin dengan cacat FAO akibat akumulasi asam lemak dalam plasenta dan generasi berikutnya spesies oksigen reaktif. Alternatively, it is possible that starvation leading to peripheral lipolysis and increased load of fatty acids in maternal-fetal circulation, combined with reduced capacity of the mitochondria to oxidize fatty acids in mothers heterozygous for FAO defects, can also cause hyperemesis gravidarum and liver injury while carrying nonaffected fetuses. Atau, mungkin yang kelaparan menuju perifer dan peningkatan lipolisis load asam lemak di sirkulasi ibu-janin, dikombinasikan dengan pengurangan kapasitas mitokondria untuk mengoksidasi asam lemak pada ibu heterozigot bagi FAO kerusakan, juga dapat menyebabkan gravidarum hiperemesis dan luka hati saat membawa janin nonaffected.
Lipid alterations Perubahan lipid
Jarnfelt-Samsioe et al found higher levels of triglycerides, total cholesterol, and phospholipids in women with hyperemesis gravidarum compared with matched, nonvomiting, pregnant and nonpregnant controls. Jarnfelt-Samsioe et al menemukan tingkat yang lebih tinggi trigliserida, total kolesterol, dan fosfolipid pada wanita dengan hiperemesis gravidarum dibandingkan dengan yang cocok, nonvomiting, kontrol hamil dan tidak hamil. This may be related to the abnormalities in hepatic function in pregnant women. Hal ini mungkin terkait dengan kelainan fungsi hati pada wanita hamil. However, Ustun et al found decreased levels of total cholesterol, LDL cholesterol, apoA and apoB in women with hyperemesis gravidarum compared with controls. 15 , 16 Namun, dkk Ustun ditemukan penurunan tingkat kolesterol total, kolesterol LDL, apoA dan apoB pada wanita dengan hiperemesis gravidarum dibandingkan dengan kontrol. 15 , 16
Infection Infeksi
Helicobacter pylori is a bacterium found in the stomach that may aggravate nausea and vomiting in pregnancy. Helicobacter pylori adalah bakteri yang ditemukan di dalam perut yang dapat memperburuk mual dan muntah dalam kehamilan. Studies have found conflicting evidence of the role of H pylori in hyperemesis gravidarum. Penelitian telah menemukan bukti yang bertentangan tentang peran H pylori di gravidarum hiperemesis. Recent studies in the United States have not shown association with hyperemesis gravidarum. Penelitian terbaru di Amerika Serikat tidak menunjukkan hubungan dengan hiperemesis gravidarum. However, persistent nausea and vomiting beyond the second trimester may be due to an active peptic ulcer caused by H pylori infection. 17 , 18 Namun, mual dan muntah persisten luar trimester kedua mungkin disebabkan oleh ulkus peptikum aktif yang disebabkan oleh infeksi H pylori. 17 , 18
Vestibular and olfaction Vestibular dan Penciuman
Hyperacuity of the olfactory system may be a contributing factor to nausea and vomiting during pregnancy. Hyperacuity sistem penciuman dapat menjadi faktor untuk mual dan muntah selama kehamilan. Many pregnant women report the smell of cooking food, particularly meats, as triggers to nausea. Banyak ibu hamil laporan bau memasak makanan, khususnya daging, sebagai pemicu untuk mual. Striking similarities between hyperemesis gravidarum and motion sickness suggest that unmasking of subclinical vestibular disorders may account for some cases of hyperemesis gravidarum. 19 , 20 Kesamaan mencolok antara gravidarum hiperemesis dan mabuk menunjukkan bahwa gangguan vestibular unmasking subklinis mungkin account untuk beberapa kasus hiperemesis gravidarum. 19 , 20
Biochemical research Penelitian biokimia
Hyperemesis gravidarum is associated with overactivation of sympathetic nerves and enhanced production of tumor necrosis factor (TNF)-alpha. 21 Increased adenosine levels have also been noted; since adenosine is an established suppressor of excessive sympathetic nerves activation and cytokine production, the increase in plasma adenosine in hyperemesis gravidarum may be modulatory. 22 Trophoblast-derived cytokines have been reported to induce secretion of hCG. Hiperemesis gravidarum dikaitkan dengan overactivation saraf simpatik dan produksi yang disempurnakan tumor nekrosis faktor (TNF)-alpha. 21 Peningkatan tingkat adenosin juga telah mencatat; sejak adenosin adalah penekan mapan aktivasi saraf simpatik yang berlebihan dan produksi sitokin, peningkatan plasma adenosin dalam hiperemesis gravidarum dapat modulatory. 22 -berasal sitokin trofoblas telah dilaporkan untuk menginduksi sekresi hCG.
Immunoglobulins C3 and C4 and lymphocyte counts are significantly higher in women with hyperemesis gravidarum. Imunoglobulin menghitung C3 dan C4 dan limfosit secara signifikan lebih tinggi pada wanita dengan hiperemesis gravidarum. T-helper 1/T-helper 2 balance is decreased in women with hyperemesis gravidarum, which results in increased humoral immunity. T-helper 2 1/T-helper saldo menurun pada wanita dengan hiperemesis gravidarum, yang menghasilkan kekebalan humoral meningkat. Increased fetal DNA has been found in the maternal plasma of women with hyperemesis gravidarum, and the increased DNA is speculated to be derived from trophoblasts that have been destroyed by the hyperactive maternal immune system. Peningkatan DNA janin telah ditemukan dalam plasma ibu dari wanita dengan hiperemesis gravidarum, dan DNA yang meningkat berspekulasi akan berasal dari trophoblasts yang telah dihancurkan oleh sistem kekebalan tubuh ibu hiperaktif. Thus, hyperemesis gravidarum may be mediated by immunologic aberrations in pregnancy. 23 , 24 , 25 , 26 Dengan demikian, hiperemesis gravidarum ini dimediasi oleh penyimpangan kekebalan pada kehamilan. 23 , 24 , 25 , 26
Psychological issues Masalah psikologis
Physiological changes associated with pregnancy interact with each woman's psychologic state and cultural values. perubahan fisiologis yang berhubungan dengan kehamilan berinteraksi dengan keadaan psikologis setiap wanita dan nilai-nilai budaya. Psychologic responses may interact with and exacerbate the physiology of nausea and vomiting during pregnancy. tanggapan psikologi dapat berinteraksi dengan dan memperburuk fisiologi mual dan muntah selama kehamilan.Nonetheless, hyperemesis gravidarum is typically the cause of, as opposed to the result of, psychologic stress. Meskipun demikian, hiperemesis gravidarum biasanya penyebab, dibandingkan dengan hasil, stres psikologis. In very unusual instances, cases of hyperemesis gravidarum could represent psychiatric illness, including conversion or somatization disorder or major depression . 27 , 28 , 29 Dalam kasus yang tidak biasa, kasus hiperemesis gravidarum dapat mewakili penyakit jiwa, termasuk konversi atau somatisasi gangguan atau utama depresi . 27 , 28 , 29
Frequency Frekuensi
United States Amerika Serikat
Of all pregnancies, 0.3-2% are affected by hyperemesis gravidarum (approximately 5 per 1000 pregnancies). Dari semua kehamilan, 0,3-2% dipengaruhi oleh hiperemesis gravidarum (sekitar 5 per 1000 kehamilan).
International Internasional
Hyperemesis gravidarum appears to be more common in westernized industrialized societies and urban areas than rural areas. Hiperemesis gravidarum tampaknya lebih umum dalam masyarakat industri kebarat-baratan dan daerah perkotaan dari daerah pedesaan.
Mortality/Morbidity Mortalitas / Morbiditas
Hyperemesis gravidarum was a significant cause of maternal death before 1940. In Great Britain, mortality decreased from 159 deaths per million births from 1931-1940 to 3 deaths per million births from 1951-1960. Hiperemesis gravidarum adalah penyebab besar kematian ibu sebelum 1940. Di Great Britain, kematian menurun dari 159 kematian per juta kelahiran 1.931-1.940 sampai 3 kematian per juta kelahiran 1.951-1.960. Charlotte Brontë is thought to have died of hyperemesis gravidarum in 1855. Charlotte Brontë diperkirakan telah meninggal karena hiperemesis gravidarum pada tahun 1855. In the United States, 7 deaths from hyperemesis gravidarum were reported in the 1930s. Di Amerika Serikat, 7 kematian dari hiperemesis gravidarum dilaporkan pada 1930-an. Today, although hyperemesis gravidarum is still associated with significant morbidity, it is still a rare cause of maternal mortality. Hari ini, meskipun gravidarum hiperemesis masih terkait dengan morbiditas yang signifikan, masih langka penyebab kematian ibu.
* Many hours of productive work are lost because of nausea and vomiting during pregnancy. Banyak jam kerja produktif yang hilang karena mual dan muntah selama kehamilan. Nearly 50% of employed women believe that their work is affected, and up to 25% require time off from work. Hampir 50% wanita bekerja percaya bahwa pekerjaan mereka terganggu, dan sampai dengan 25% membutuhkan waktu off dari kerja.
* Hyperemesis gravidarum is a debilitating illness that can cause severe suffering, which profoundly affects both patients and their families. Hiperemesis gravidarum adalah penyakit melemahkan yang dapat menyebabkan penderitaan yang parah, yang sangat mempengaruhi baik pasien dan keluarga mereka. In about half of the women there is an adverse effect on spousal relationships, and 55% have feelings of depression. Di sekitar setengah dari wanita ada efek yang merugikan pada hubungan suami-istri, dan 55% memiliki perasaan depresi. In one study of 140 women with hyperemesis gravidarum, 27% required multiple hospitalizations. Dalam salah satu penelitian terhadap 140 wanita dengan hiperemesis gravidarum, 27% diperlukan beberapa rumah sakit. The financial burden of hyperemesis gravidarum on the American health system has been estimated as approximately $130 million dollars per year, excluding physician fees. Beban keuangan gravidarum hiperemesis pada sistem kesehatan Amerika telah diperkirakan sekitar $ 130.000.000 dolar per tahun, tidak termasuk biaya dokter.
* Women with hyperemesis gravidarum who have a low pregnancy weight gain (<15.4> Wanita dengan hiperemesis gravidarum yang memiliki berat badan kehamilan rendah (<£ 15,4 atau 7 kg) telah meningkatkan risiko untuk memberikan neonatus berat lahir rendah, memberikan neonatus yang kecil untuk usia kehamilan, kelahiran prematur, dan skor Apgar 5 menit kurang daripada 7.
Race Ras
No clear racial predominance is noted for hyperemesis gravidarum. Tidak ada dominasi ras jelas dicatat untuk gravidarum hiperemesis.
* Hyperemesis gravidarum is less common in American Indian and Eskimo populations. Hiperemesis gravidarum kurang umum dalam American Indian dan Eskimo populasi.
* Hyperemesis gravidarum is less common in African and some Asian populations (but not industrialized Japan). Hiperemesis gravidarum kurang umum di Afrika dan beberapa populasi Asia (tetapi tidak industri Jepang).
Sex Seks
Hyperemesis gravidarum affects females. Hiperemesis gravidarum mempengaruhi perempuan.
Age Usia
The risk of hyperemesis gravidarum appears to decrease with advanced maternal age. Risiko gravidarum hiperemesis muncul menurun, dengan ibu usia lanjut.
Clinical Klinis
History Sejarah
* The defining symptoms of hyperemesis gravidarum are gastrointestinal in nature and include nausea and vomiting. Gejala mendefinisikan hiperemesis gravidarum adalah gastrointestinal dalam alam dan mencakup mual dan muntah.
* Other common symptoms include ptyalism (excessive salivation), fatigue, weakness, and dizziness. gejala umum lainnya termasuk ptyalism (air liur yang berlebihan), kelelahan, kelemahan, dan pusing.
* Patients may experience the following: Pasien mungkin akan mengalami hal berikut:
o Sleep disturbance Gangguan tidur
o Hyperolfaction Hyperolfaction
o Dysgeusia Dysgeusia
o Decreased gustatory discernment Penurunan ketajaman gustatory
o Depression Depresi
o Anxiety Kegelisahan
o Irritability Sifat lekas marah
o Mood changes Perubahan mood
o Decreased concentration Penurunan konsentrasi
* When obtaining history from the patient, discuss present symptoms. Ketika sejarah memperoleh dari pasien, membahas gejala ini. Obtain information pertaining to the timing, onset, severity, pattern, and alleviating and exacerbating factors (eg, relationship to meals, medications, prenatal vitamins, stress, other triggers). Dapatkan informasi mengenai waktu, onset, keparahan, pola, dan mengurangi dan memperburuk faktor (misalnya, hubungan dengan makanan, obat, vitamin prenatal, stres, lain pemicu).
* A thorough review of systems for any symptoms that might suggest other gastrointestinal, renal, endocrine, and central nervous system disorders is vital. Tinjauan menyeluruh sistem untuk gejala yang mungkin menunjukkan lain gastrointestinal, ginjal, endokrin, dan gangguan sistem saraf pusat sangat penting.
* Review past medical history, placing emphasis on past medical conditions, surgeries, medications, allergies, adverse drug reactions, family history, social history (including support system), employment, habits, and diet. Review riwayat medis masa lalu, menempatkan penekanan pada kondisi-kondisi medis masa lalu, operasi, obat, alergi, reaksi obat merugikan, sejarah keluarga, sejarah sosial (termasuk dukungan sistem), pekerjaan, kebiasaan, dan diet.
* Obtaining a thorough gynecologic history of symptoms, such as vaginal bleeding or spotting, past pregnancies, past use of oral contraceptives, and response to oral contraceptives used, is important. Mendapatkan sejarah ginekologi menyeluruh gejala, seperti pendarahan vagina atau spotting, kehamilan masa lalu, penggunaan kontrasepsi oral masa lalu, dan respons terhadap kontrasepsi oral yang digunakan, adalah penting.
Selasa, 06 April 2010
CARA TRANSFER ATM Bersama
UNTUK MELAKUKAN TRANFER VIA ATM BERSAMA, IKUTI PETUNJUK DI BAWAH INI:
- Di menu utama ATM, Nasabah Pilih menu : “TRANSFER“
- Pilih menu : ”KE REKENING BANK LAIN”
- Ketikkan : Kode Bank Tujuan diikuti Nomor Rekening Tujuan. Contoh: Saya akan mengirimkan ke rekening Bank Syariah Mandiri dengan nomor rekening 1077032961 maka di tulis seperti ini: 4511077032961 (Warna Merah adalah Kode Bank Syariah Mandiri)
- Untuk mengetahui Kode Bank pilih ”DAFTAR KODE BANK” .
- Untuk kembali ke layar sebelumnya pilih ”MENU ENTRY”
- Ketikkan nominal transfer
- Di layar berikutnya tampil permintaan nomor referensi, yang dapat dikosongkan dengan memilih “BENAR”
- Lakukan konfirmasi transaksi transfer setelah Nomor Rekening dan Nama Pemilik rekening tujuan muncul di layar
| Nama Bank | Kode Bank |
| BNI Bank Mandiri Bank BRI Bank Danamon Bank Niaga Bank Permata Bank Mega Bank Bukopin Bank Muamalat Indonesia Bank NISP Bank Mayapada Bank Syariah Mandiri Bank Syariah Mega Indonesia Bank Arta Niaga Kencana Bank Buana Indonesia ABN AMRO Bank Lippobank Bank Ganesha Bank Mayora Bank International Indonesia Bank Bumiputera Bank Nusantara Parahyangan Bank Mestika Bank IFI Bank Panin Bank Commonwealth Bank Agroniaga Bank HS 1906 Bank Eksekutif Bank Artos Indonesia Bank Swadesi Standard Chartered Bank BPD Lampung BPD DIY Bank Sulut Bank BPD Jambi Bank Riau BPD Bali Bank BPD Kaltim Bank Jatim Bank Nagari BPD Aceh Bank Papua BPD Kalsel Bank DKI Bank Ina Perdana Bank Sumut Bank Maluku Bank BPD Sulsel Bank NTT Bank BPD NTB Bank Jabar BPD Kalteng Bank BPD Sultra Bank Bengkulu | 009 008 002 011 022 013 426 441 147 028 097 451 506 020 023 052 026 161 553 016 485 145 151 093 019 950 494 212 558 542 146 050 121 112 127 115 119 129 124 114 118 116 132 122 111 513 117 131 126 130 128 110 125 135 133 |
Senin, 28 Desember 2009
SKRIPSI SEKOLAH TINGGI PERTANIAN
STOK SKRIPSI PERTANIAN YANG TERSEDIA SAAT INI:
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPERAN DALAM MOTIVASI PETANI PADA BUDIDAYA USAHATANI LEBAH MADU (Apis Cerana) DI DESA XXX KABUPATEN XXX
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PETANI TERHADAP USAHATANI PADI HIBRIDA DI DESA XXX KABUPATEN XXX
PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA PENYULUHAN DENGAN PERUBAHAN PERILAKU PETANI DI DESA XXX KECAMATAN XXX KABUPATEN XXX TAHUN XXX
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PELAKSANAAN USAHA TANI BUDIDAYA PERIKANAN AIR TAWAR DI XXX KABUPATEN XXX TAHUN XXX
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI USAHA TANI BUDIDAYA TANAMAN TOMAT OLEH PETANI DI DESA XXX KABUPATEN XXX TAHUN XXX
RESPONS TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) TERHADAP APLIKASI PUPUK AGRODYKE DAN KCl
ANALISIS PERBEDAAN PENDAPATAN ANTARA PETANI KOPI YANG BERKELOMPOK TANI DENGAN YANG TIDAK BERKELOMPOK TANI DI KELURAHAN XXX
HUBUNGAN SEKOLAH LAPANG PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU(PTT) PADI DAN PENINGKATAN PRODUKSI PADI DI KAMPUNG XXX KABUPATEN XXX
ANALISIS PEMASARAN UBI KAYU (Manihot Esculenta Crantz) DI KECAMATAN XXX
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PELAKSANAAN USAHATANI BUDIDAYA PERIKANAN AIR TAWAR DI XXX
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPERAN DALAM MOTIVASI PETANI PADA BUDIDAYA USAHATANI LEBAH MADU (Apis Cerana) DI DESA XXX KABUPATEN XXX
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PETANI TERHADAP USAHATANI PADI HIBRIDA DI DESA XXX KABUPATEN XXX
PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA PENYULUHAN DENGAN PERUBAHAN PERILAKU PETANI DI DESA XXX KECAMATAN XXX KABUPATEN XXX TAHUN XXX
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PELAKSANAAN USAHA TANI BUDIDAYA PERIKANAN AIR TAWAR DI XXX KABUPATEN XXX TAHUN XXX
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI USAHA TANI BUDIDAYA TANAMAN TOMAT OLEH PETANI DI DESA XXX KABUPATEN XXX TAHUN XXX
RESPONS TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) TERHADAP APLIKASI PUPUK AGRODYKE DAN KCl
ANALISIS PERBEDAAN PENDAPATAN ANTARA PETANI KOPI YANG BERKELOMPOK TANI DENGAN YANG TIDAK BERKELOMPOK TANI DI KELURAHAN XXX
HUBUNGAN SEKOLAH LAPANG PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU(PTT) PADI DAN PENINGKATAN PRODUKSI PADI DI KAMPUNG XXX KABUPATEN XXX
ANALISIS PEMASARAN UBI KAYU (Manihot Esculenta Crantz) DI KECAMATAN XXX
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PELAKSANAAN USAHATANI BUDIDAYA PERIKANAN AIR TAWAR DI XXX
Sabtu, 26 Desember 2009
PERSALINAN SPONTAN PREMATURE
BAB II
LANDASAN TEORI
A. Konsep Dasar
1. Fisiologi Persalinan
a. Pengertian persalinan
Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri). (Manuaba, 1998:157).
Persalinan merupakan proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup dari dalam uterus melalui vagina ke dunia luar. (Mansjoer, A., 2001: 291)
Partus atau persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup dari luar melalui vagina ke dunia luar. (Wiknjosastro, 2007: 180)
b. Bentuk Persalinan
Bentuk-bentuk persalinan berdasarkan definisi adalah sebagai berikut:
1) Persalinan spontan
Bila persalinan seluruhnya berlangsung dengan kekuatan ibu sendiri
2) Persalinan buatan
Bila proses persalinan dengan bantuan tenaga dari luar
3) Persalinan anjuran
Bila kekuatan yang diperlukan untuk persalinan ditimbulkan dari luar dengan jalan rangsangan
(Manuaba, 1998:157)
c. Kala persalinan
Persalinan dibagi dalam 4 kala, yaitu:
1) Kala I
Dimulai dari saat persalinan mulai sampai pembukaan lengkap (10 cm). Proses ini terbagi dalam 2 fase, fase laten (8 jam) serviks membuka sampai 3 cm dan fase aktif (7 jam) serviks membuka dari 3 sampai 10 cm. Selama fase aktif, kontraksi lebih kuat dan sering.
2) Kala II
Dimulai dari pembukaan lengkap (10 cm) sampai bayi lahir. Proses ini biasanya berlangsung 2 jam pada primi dan 1 jam pada multi.
3) Kala III
Dimulai segera setelah bayi lahir sampai lahirnya placenta, yang berlangsung tidak lebih dari 30 menit.
4) Kala IV
Dimulai dari saat lahirnya placenta sampai 2 jam pertama postpartum.
(Saifuddin. 2002: 100).
LANDASAN TEORI
A. Konsep Dasar
1. Fisiologi Persalinan
a. Pengertian persalinan
Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri). (Manuaba, 1998:157).
Persalinan merupakan proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup dari dalam uterus melalui vagina ke dunia luar. (Mansjoer, A., 2001: 291)
Partus atau persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup dari luar melalui vagina ke dunia luar. (Wiknjosastro, 2007: 180)
b. Bentuk Persalinan
Bentuk-bentuk persalinan berdasarkan definisi adalah sebagai berikut:
1) Persalinan spontan
Bila persalinan seluruhnya berlangsung dengan kekuatan ibu sendiri
2) Persalinan buatan
Bila proses persalinan dengan bantuan tenaga dari luar
3) Persalinan anjuran
Bila kekuatan yang diperlukan untuk persalinan ditimbulkan dari luar dengan jalan rangsangan
(Manuaba, 1998:157)
c. Kala persalinan
Persalinan dibagi dalam 4 kala, yaitu:
1) Kala I
Dimulai dari saat persalinan mulai sampai pembukaan lengkap (10 cm). Proses ini terbagi dalam 2 fase, fase laten (8 jam) serviks membuka sampai 3 cm dan fase aktif (7 jam) serviks membuka dari 3 sampai 10 cm. Selama fase aktif, kontraksi lebih kuat dan sering.
2) Kala II
Dimulai dari pembukaan lengkap (10 cm) sampai bayi lahir. Proses ini biasanya berlangsung 2 jam pada primi dan 1 jam pada multi.
3) Kala III
Dimulai segera setelah bayi lahir sampai lahirnya placenta, yang berlangsung tidak lebih dari 30 menit.
4) Kala IV
Dimulai dari saat lahirnya placenta sampai 2 jam pertama postpartum.
(Saifuddin. 2002: 100).
PERSALINAN SPONTAN DENGAN INDUKSI
BAB II
LANDASAN TEORI
A. Konsep Dasar
1. Konsep Fisiologi Persalinan
a. Pengertian Persalinan
Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan. (Manuaba, 1998:157).
Persalinan merupakan proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup dari dalam uterus melalui vagina ke dunia luar. (Mansjoer, A., 2001: 291).
Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya serviks, dan janin turun ke dalam jalan lahir. Kelahiran adalah proses dimana janin dan ketuban didorong keluar melalui jalan lahir. Persalinan dan kelahiran normal adalah proses pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilan cukup bulan (37-42 minggu), lahir spontan dengan presentasi belakang kepala yang berlangsung dalam 18 jam, tanpa komplikasi baik pada ibu maupun pada janin. (Saifuddin, 2002: 100).
Persalinan adalah proses pegeluaran hasil konsepsi (janin / uri) yang telah cukup bulan dan dapat hidup di luar kandungan, melalui jalan lahir atau jalan lain. (Dhita Yuniar, 2009: 1).
Persalinan adalah proses pengeluaran konsepsi yang telah cukup bulan melalui jalan lahir atau jalan lainnya, dengan bantuan atau tanpa bantuan. (Mitrariset, 2009 : 1).
b. Bentuk Persalinan
Bentuk-bentuk persalinan berdasarkan definisi adalah sebagai berikut:
1) Persalinan spontan
Bila persalinan seluruhnya berlangsung dengan kekuatan ibu sendiri.
2) Persalinan buatan
Bila proses persalinan dengan bantuan tenaga dari luar.
3) Persalinan anjuran
Bila kekuatan yang diperlukan untuk persalinan ditimbulkan dari luar dengan jalan rangsangan.
(Manuaba, 1998: 157).
LANDASAN TEORI
A. Konsep Dasar
1. Konsep Fisiologi Persalinan
a. Pengertian Persalinan
Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan. (Manuaba, 1998:157).
Persalinan merupakan proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup dari dalam uterus melalui vagina ke dunia luar. (Mansjoer, A., 2001: 291).
Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya serviks, dan janin turun ke dalam jalan lahir. Kelahiran adalah proses dimana janin dan ketuban didorong keluar melalui jalan lahir. Persalinan dan kelahiran normal adalah proses pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilan cukup bulan (37-42 minggu), lahir spontan dengan presentasi belakang kepala yang berlangsung dalam 18 jam, tanpa komplikasi baik pada ibu maupun pada janin. (Saifuddin, 2002: 100).
Persalinan adalah proses pegeluaran hasil konsepsi (janin / uri) yang telah cukup bulan dan dapat hidup di luar kandungan, melalui jalan lahir atau jalan lain. (Dhita Yuniar, 2009: 1).
Persalinan adalah proses pengeluaran konsepsi yang telah cukup bulan melalui jalan lahir atau jalan lainnya, dengan bantuan atau tanpa bantuan. (Mitrariset, 2009 : 1).
b. Bentuk Persalinan
Bentuk-bentuk persalinan berdasarkan definisi adalah sebagai berikut:
1) Persalinan spontan
Bila persalinan seluruhnya berlangsung dengan kekuatan ibu sendiri.
2) Persalinan buatan
Bila proses persalinan dengan bantuan tenaga dari luar.
3) Persalinan anjuran
Bila kekuatan yang diperlukan untuk persalinan ditimbulkan dari luar dengan jalan rangsangan.
(Manuaba, 1998: 157).
Langganan:
Postingan (Atom)
ARTIKEL DAN INFORMASI LAINNYA
Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu memberikan 5 (lima) imunisasi dasar lengkap pada bayinya
Faktor-faktor yang mempengaruhi ibu menyusui mengalami putting susu lecet pada awal laktasi
faktor penyebab suami memilih vasektomi dan tidak memilih vasektomi
SOP JANIN MANUSIA
KEKEJAMAN TENTARA PERANG SALIB DAN KEADILAN SALAHUDDIN
ALAT PERAGA PENGAJARAN DI SEKOLAH DASAR
Contoh Judul Karya Tulis, PTK (Penelitian Tindakan Kelas)
CONTOH PENELITIAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS KUALITATIF
Sebuah Argumen Yahudi Atheis Terhadap Statemen Paus Benedictus XVI
HIPEREMESIS GRAFIDARUM
CIDERA KEPALA RINGAN
Sistem Kardio Vaskuler: DECOMPENSATIO CORDIS
SEROSIS HEPATIS
HEPATITIS
ULKUS DIABETES MELLITUS
ASMA BRONKIAL
GANGGUAN JIWA HALUSINASI (SCYZOFRENIA)
TB PARU, TBC
ISPA
DIARE
MENINGITIS
PENGOBATAN CARA NABI, THIBBUN NABAWI
PENDERITA ASMA
SEKS PRANIKAH FREE SEKS SEK BEBAS
ANALISIS KUALITATIF
JUMLAH PENDUDUK DUNIA
BUDIDAYA CABE UNGGUL
CONTOH PIDATO BAHASA INGGRIS, NASKAH PIDATO
CONTOH JUDUL KTI (KARYA TULIS ILMIAH) KEBIDANAN
MANFAAT MADU
MANFAAT KURMA
Faktor-faktor yang mempengaruhi ibu menyusui mengalami putting susu lecet pada awal laktasi
faktor penyebab suami memilih vasektomi dan tidak memilih vasektomi
SOP JANIN MANUSIA
KEKEJAMAN TENTARA PERANG SALIB DAN KEADILAN SALAHUDDIN
ALAT PERAGA PENGAJARAN DI SEKOLAH DASAR
Contoh Judul Karya Tulis, PTK (Penelitian Tindakan Kelas)
CONTOH PENELITIAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS KUALITATIF
Sebuah Argumen Yahudi Atheis Terhadap Statemen Paus Benedictus XVI
HIPEREMESIS GRAFIDARUM
CIDERA KEPALA RINGAN
Sistem Kardio Vaskuler: DECOMPENSATIO CORDIS
SEROSIS HEPATIS
HEPATITIS
ULKUS DIABETES MELLITUS
ASMA BRONKIAL
GANGGUAN JIWA HALUSINASI (SCYZOFRENIA)
TB PARU, TBC
ISPA
DIARE
MENINGITIS
PENGOBATAN CARA NABI, THIBBUN NABAWI
PENDERITA ASMA
SEKS PRANIKAH FREE SEKS SEK BEBAS
ANALISIS KUALITATIF
JUMLAH PENDUDUK DUNIA
BUDIDAYA CABE UNGGUL
CONTOH PIDATO BAHASA INGGRIS, NASKAH PIDATO
CONTOH JUDUL KTI (KARYA TULIS ILMIAH) KEBIDANAN
MANFAAT MADU
MANFAAT KURMA