==============================================
PENGUMUMAN !!! HARUS DIBACA!!!
==============================================

KARENA BANYAKNYA PESANAN MAKA UNTUK MEMPERLANCAR PROSES PEMBUATAN DIHARAP BAGI PEMESAN DAPAT MENGIRIMKAN CONTOH DAFTAR ISI, KARENA SISTEMATIKA PENULISAN MASING-MASING KAMPUS BIASANYA MEMILIKI PERBEDAAN.

BAGI PEMESAN KTI YANG SEKALIGUS MEMESAN BUKU REFERENSI DIHARAPKAN DAPAT MENGIRIMKAN ALAMAT YANG JELAS AGAR PROSES PENGIRIMAN BUKU TIDAK MENGALAMI HAMBATAN

BAGI MAHASISWA YANG MEMINTA BANTUAN PENGOLAHAN DATA HASIL PENELITIAN, MAKA DIHARAPKAN DAPAT MENGISI TABEL PENGOLAHAN DATA YANG KAMI SEDIAKAN DENGAN BENAR SEHINGGA PROSES UJI STATISTIK TIDAK MENGALAMI ERROR.

=====================================
PESAN KAMI... PENTING UNTUK DIBACA!!!
=====================================
IKUTILAH PETUNJUK/SARAN PEMBIMBING, JIKA TERJADI REVISI BERUSAHALAH SENDIRI SEMAMPUNYA, JIKA MASIH BINGUNG HUBUNGI KAMI.

LAKUKANLAH PENELITIAN DENGAN JUJUR, JANGAN MENGARANG HASIL PENELITIAN. JIKA MEMANG KESULITAN DALAM PENGOLAHAN DATA MAKA SILAHKAN HUBUNGI KAMI KARENA KAMI JUGA MELAYANI JASA PENGOLAHAN DATA.

KARENA ADA BEBERAPA PEMESAN KTI YANG BINGUNG DALAM PROSES PEMBAYARAN (PORSES TRANFER) MAKA SILAHKAN KLIK DI SINI UNTUK MENGETAHUI PANDUAN/CARA TRANFER.


====================================================

JUDUL KTI KEBIDANAN TERBARU!!!!

Selasa, 24 Maret 2009

CIDERA KEPALA RINGAN

Cedera kepala merupakan salah satu penyebab kematian dan kecacatan utama pada kelompok usia produktif dan sebagian besar terjadi akibat kecelakaan lalu lintas (Mansjoer, 2007: 3).
Di dunia diperkirakan sebanyak 1,2 juta jiwa nyawa melayang setiap tahunnya sebagai akibat kecelakaan bermotor, diperkirakan sekitar 0,3-0,5% mengalami cedera kepala. Di Indonesia diperkirakan lebih dari 80% pengendara kendaraan mengalami resiko kecelakaan. 18% diantaranya mengalami cedera kepala dan kecederaan permanen, tingginya angka kecelakaan lalu lintas tidak terlepas dari makin mudahnya orang untuk memiliki kendaraan bermotor dan kecelakaan manusia.
(Shell, 2008)

1. Pengertian
Cedera kepala ringan adalah hilangnya fungsi neurology atau menurunnya kesadaran tanpa menyebabkan kerusakan lainnya (Smeltzer, 2001:2211).
Cedera kepala ringan adalah trauma kepala dengan GCS: 15 (sadar penuh) tidak ada kehilangan kesadaran, mengeluh pusing dan nyeri kepala, hematoma, laserasi dan abrasi (Mansjoer, 2000:4).

Cidera kepala ringan adalah cedara otak karena tekanan atau kejatuhan benda tumpul.
(Bedong, M.A, 2001)

Cedera kepala ringan adalah cedera kepala tertutup yang ditandai dengan hilangnya kesadaran sementara (Corwin, 2000: 176)
Jadi cedera kepala ringan adalah cedera karena tekanan atau kejatuhan benda tumpul yang dapat menyebabkan hilangnya fungsi neurology sementara atau menurunya kesadaran sementara, mengeluh pusing nyeri kepala tanpa adanya kerusakan lainnya.

2. Etiologi
a. Trauma tumpul : Kecepatan tinggi (tabrakan motor dan mobil)
kecepatan rendah (terjatuh, dipukul)
b. Trauma tembus : Luka tembus peluru dari cedera tembus lainnya (Mansjoer, 2000: 3)
3. Klasifikasi Klinis
a. Cedera kepala ringan
CGS : 15, Tidak ada konkusi, pasien dapat mengeluh nyeri kepala dan pusing, pasien dapat menderita abrasi, laserasi atau hematoma kulit kepala.
b. Cedera kepala sedang
CGS : 9-14, konkusi, amnesia pasca trauma, muntah, tanda fraktur tengkorak, kejang.
c. Cedera kepala berat
GCS : 3-8, penurunan derajat kesadaran secara progresif, Tanda neurologist fokal.
(Mansjoer, 2000 :4)

4. Tanda dan Gejala
a. Hilangnya tingkat kesadaran sementara
b. Hilangnya fungsi neurology sementara
c. Sukar bangun
d. Sukar bicara
e. Konkusi
f. Sakit kepala berat
g. Muntah
h. Kelemahan pada salah satu sisi tubuh


0 komentar:

Poskan Komentar

RUANG KERJA

RUANG KERJA
Kerja Lembur Yang Melelahkan